Friday, August 29, 2025
HomeBeritaSuara Hind Rajab bongkar kejahatan yang ingin dikubur Israel

Suara Hind Rajab bongkar kejahatan yang ingin dikubur Israel

Film The Voice of Hind Rajab karya sutradara Tunisia, Kaouther Ben Hania, kembali menghidupkan ingatan dunia pada tragedi yang menimpa seorang anak Gaza berusia 6 tahun dan keluarganya.

Karya ini diputar di Festival Film Venesia, membawa suara kecil Hind yang pernah bergetar memanggil ibunya, setelah lebih dari setahun upaya Israel menutup rapat kisah memilukan itu.

Israel sempat berharap kejahatan itu terkubur selamanya. Namun suara Hind, yang terjebak sendirian di dalam mobil penuh jasad keluarganya, menjelma gema yang menembus batas Gaza, melintasi benua, hingga menggema di panggung internasional.

Kisah itu bermula pada 29 Januari 2024. Hind Rajab menaiki mobil bersama enam kerabatnya di kawasan Tel al-Hawa, Gaza.

Tank-tank Israel menyerang, menghujani tembakan, dan membunuh seluruh anggota keluarga yang bersamanya.

Hind selamat—setidaknya untuk sementara. Ia menghubungi ibunya melalui telepon, dengan suara penuh tangis dan ketakutan.

Selama hampir 70 menit, Hind bercerita bahwa semua orang di sekitarnya telah tewas.

Ia memohon agar sang ibu datang menjemput, memohon agar telepon tak ditutup sebelum ada yang menyelamatkannya.

Sang ibu mencoba menenangkannya, berulang kali berjanji bahwa pertolongan akan segera tiba. Ia memintanya tetap berdoa, menggenggam harapan di tengah suara tembakan.

Namun, setelah sejam lebih, suara Hind terputus. Belakangan diketahui, tank Israel kembali melepaskan tembakan yang merenggut hidupnya.

Suara itu pun lenyap dari Gaza. Tetapi gema Hind tak pernah padam.

Kaouther Ben Hania mengaku terpukul ketika pertama kali mendengar potongan suara 70 menit itu.

“Saya merasa bumi berguncang di bawah kaki saya,” katanya.

Ia kemudian meminta rekaman lengkap kepada Palang Merah Palestina. Setelah mendengarnya, ia memutuskan meninggalkan semua proyek lain demi satu tujuan: membuat film tentang Hind.

The Voice of Hind Rajab kemudian mendapat dukungan luas. Nama-nama besar Hollywood seperti Brad Pitt, Joaquin Phoenix, dan Rooney Mara bergabung sebagai produser eksekutif.

Dukungan sebesar ini, menurut pengamat, belum pernah terjadi pada karya film yang mengangkat isu Palestina.

Film ini akan diputar perdana di Festival Film Venesia pada 3 September mendatang, lalu berlanjut ke Festival Film Internasional Toronto untuk penayangan perdana di Amerika Utara.

Rangkaian pemutaran juga dijadwalkan di Spanyol, Jepang, Polandia, Portugal, Thailand, Turki, negara-negara Baltik, dan Hong Kong.

Tragedi Hind tidak hanya melahirkan film. Pada Februari 2024, sebuah lembaga bernama Hind Rajab Foundation didirikan di Brussel.

Lembaga ini fokus pada advokasi hukum, dengan misi membawa pejabat dan perwira militer Israel ke pengadilan internasional atas tuduhan kejahatan perang.

Israel boleh jadi berhasil membungkam suara Hind di Gaza. Namun melalui film, lembaga, dan dukungan dunia, suara bocah itu kini hidup kembali.

Hal itu enguji nurani manusia, dan menyingkap kejahatan yang semula hendak dikubur untuk selamanya.

ARTIKEL TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Most Popular