Serangan udara Israel yang dilancarkan sepanjang malam kembali menyebabkan korban jiwa di Gaza.
Menurut sumber medis yang dilaporkan Al Jazeera, setidaknya 77 warga Palestina tewas akibat serangan tersebut sejak pagi hari Rabu.
Israel mendapat kecaman internasional atas serangan misil yang menghantam fasilitas medis UNRWA di kamp pengungsi Jabalia, yang mengakibatkan setidaknya 22 orang tewas, termasuk perempuan dan anak-anak.
Kementerian Kesehatan Gaza mengonfirmasi bahwa lebih dari 50.423 warga Palestina tewas dan 114.638 lainnya terluka akibat serangan yang terus berlanjut.
Kantor Media Pemerintah Gaza memperbarui jumlah korban tewas menjadi lebih dari 61.700, dengan ribuan orang yang diperkirakan masih terjebak di bawah reruntuhan dan diyakini sudah meninggal.
Serangan ini terjadi setelah serangan yang dilancarkan oleh Hamas pada 7 Oktober 2023, yang mengakibatkan setidaknya 1.139 orang tewas di Israel dan lebih dari 200 orang diculik.