HomeBerita9 WNI Aktivis Global Sumud Flotilla Dibebaskan Israel, Dipulangkan Melalui Turki

9 WNI Aktivis Global Sumud Flotilla Dibebaskan Israel, Dipulangkan Melalui Turki

JAKARTA — Sembilan Warga Negara Indonesia (WNI) yang sebelumnya ditahan setelah kapal kemanusiaan Global Sumud Flotilla dicegat militer Israel di perairan internasional akhirnya telah dibebaskan dan dideportasi melalui Turki. Selain WNI, ratusan aktivis kemanusiaan dari berbagai negara yang tergabung dalam misi pelayaran menuju Gaza juga telah dipulangkan ke negara masing-masing.

Pembebasan para aktivis dilakukan setelah gelombang kecaman internasional terhadap tindakan Israel yang mencegat armada kemanusiaan tersebut. Sejumlah laporan media internasional menyebut para aktivis diterbangkan menuju Istanbul, Turki, sebelum melanjutkan perjalanan ke negara asal mereka.

Kementerian Luar Negeri Israel menyatakan seluruh aktivis asing yang ditahan telah dideportasi. Sementara organisasi bantuan hukum Adalah yang mendampingi para aktivis menyebut proses deportasi dilakukan setelah tekanan diplomatik dari berbagai negara meningkat tajam.

Sebelumnya, sembilan WNI bersama ratusan aktivis internasional mengikuti misi Global Sumud Flotilla untuk menembus blokade Gaza dan mengirimkan bantuan kemanusiaan bagi warga Palestina. Armada tersebut dicegat militer Israel di laut internasional sebelum para peserta ditahan dan dibawa ke fasilitas detensi Israel.

Penahanan para aktivis memicu kecaman luas dari berbagai negara, termasuk Indonesia, Turki, Prancis, Polandia, Australia, dan sejumlah negara Eropa lainnya. Pemerintah Indonesia bersama beberapa negara lain mendesak pembebasan segera seluruh peserta flotilla dan menilai tindakan penahanan terhadap misi sipil kemanusiaan tersebut melanggar hukum internasional.

Sejumlah aktivis juga mengaku mengalami perlakuan tidak manusiawi selama masa penahanan. Beberapa laporan menyebut para peserta sempat diborgol, dipaksa berlutut, hingga mengalami intimidasi verbal dan fisik. Tayangan video yang memperlihatkan perlakuan terhadap para aktivis bahkan menuai kritik keras dari komunitas internasional dan pejabat di dalam pemerintahan Israel sendiri.

Meski telah dipulangkan, insiden pencegatan Global Sumud Flotilla kembali memicu sorotan dunia terhadap blokade Gaza yang telah berlangsung bertahun-tahun. Organisasi kemanusiaan internasional menegaskan bahwa misi tersebut dilakukan secara damai dan tanpa kekerasan sebagai bentuk solidaritas terhadap rakyat Palestina di Gaza. (cky)

ARTIKEL TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Terpopuler