HomeBeritaDunia Desak Israel Hentikan Kekerasan terhadap Aktivis Global Sumud

Dunia Desak Israel Hentikan Kekerasan terhadap Aktivis Global Sumud

ROMA – Gelombang kecaman internasional terhadap Israel terus bermunculan setelah beredarnya video yang memperlihatkan dugaan penyiksaan dan penghinaan terhadap para aktivis kemanusiaan Global Sumud Flotilla yang ditahan aparat Israel.

Sejumlah kepala negara, menteri luar negeri, hingga organisasi internasional mengecam perlakuan tersebut dan mendesak pembebasan segera para relawan yang ditangkap saat menjalankan misi kemanusiaan menuju Gaza.

Pemerintah Italia menjadi salah satu negara yang bereaksi keras atas insiden tersebut. Perdana Menteri Italia, Giorgia Meloni, disebut menyampaikan kecaman terhadap perlakuan aparat Israel terhadap para aktivis internasional, termasuk warga negara Italia yang ikut dalam misi pelayaran kemanusiaan itu.

Kecaman serupa juga datang dari sejumlah negara Eropa lainnya seperti Spanyol, Prancis, Belanda, hingga Korea Selatan. Para pejabat diplomatik negara-negara tersebut meminta Israel menghormati hukum internasional dan menjamin keselamatan seluruh aktivis yang ditahan.

Video yang memicu kemarahan dunia itu diunggah Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir. Rekaman tersebut memperlihatkan para aktivis Global Sumud dipaksa berlutut dengan tangan terikat sambil mendapat perlakuan yang dinilai merendahkan martabat manusia.

Organisasi bantuan hukum Palestina, Adalah, mengungkap para aktivis diduga mengalami kekerasan fisik dan psikologis selama proses penahanan. Tim pengacara Adalah menerima laporan mengenai pemukulan, penghinaan, pelecehan, penggunaan pistol kejut listrik, hingga dugaan patah tulang rusuk yang dialami sejumlah peserta flotilla.

Menurut Adalah, sebagian besar peserta armada bantuan telah dipindahkan ke Penjara Ketziot setelah sebelumnya ditahan di Pelabuhan Ashdod. Lembaga tersebut menilai terjadi pelanggaran serius terhadap prosedur hukum dan hak asasi manusia selama proses penahanan berlangsung.

Di Indonesia, kecaman juga datang dari Majelis Ulama Indonesia.

Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional, Sudarnoto Abdul Hakim, menyebut tindakan Israel sebagai bentuk ketakutan terhadap semakin besarnya dukungan dunia terhadap perjuangan rakyat Palestina.

Ia juga mendesak pemerintah Indonesia segera mengambil langkah diplomatik untuk melindungi warga negara Indonesia yang ikut dalam misi kemanusiaan tersebut.

Sebelumnya, armada Global Sumud Flotilla yang membawa bantuan dan relawan sipil dari berbagai negara dicegat militer Israel di perairan internasional saat berupaya menembus blokade Gaza. Sedikitnya sembilan warga negara Indonesia dilaporkan ikut dalam misi tersebut, termasuk sejumlah jurnalis media nasional.***

ARTIKEL TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Terpopuler