LEBAK — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama BAZNAS Kabupaten Lebak dan International Networking of Humanitarian (INH) menyalurkan 1.000 mushaf Al-Qur’an kepada masyarakat di Kampung Baduy, Desa Sangkanwangi, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Banten pada Kamis (20/8).

Mushaf Al-Qur’an yang disalurkan merupakan bagian dari program sedekah Al-Qur’an yang dihimpun melalui kolaborasi BAZNAS dan Gramedia. Sebanyak 4.933 eksemplar Al-Qur’an senilai sekitar Rp500,7 juta dikumpulkan dari pelanggan Gramedia dan peserta program Happy Family Coloring.
Selain Banten, distribusi mushaf tersebut ditargetkan menjangkau masyarakat di tiga provinsi lainnya, yakni Jawa Barat, Aceh, dan Sumatra Utara.
Dalam penyalurannya, BAZNAS menggandeng INH untuk memastikan bantuan menjangkau masyarakat yang membutuhkan, khususnya wilayah yang memiliki keterbatasan akses terhadap Al-Qur’an.
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, H. Idy Muzayyad, mengapresiasi dukungan Gramedia, para pelanggan, serta peserta Happy Family Coloring yang turut berkontribusi dalam program tersebut.
Menurut Idy, kolaborasi antara lembaga zakat, dunia usaha, organisasi kemanusiaan, dan masyarakat dapat memperluas manfaat program sosial hingga ke wilayah pelosok dan daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
BAZNAS memastikan mushaf yang terkumpul disalurkan secara tepat sasaran, transparan, dan akuntabel. Selain masyarakat, Al-Qur’an tersebut juga diperuntukkan bagi masjid, mushala, lembaga pendidikan, dan kelompok masyarakat yang membutuhkan.
“Ini menjadi bukti kolaborasi yang baik antara BAZNAS, dunia usaha, dan masyarakat. Ketika kita bersatu, manfaatnya bisa dirasakan lebih luas,” ujar Idy dalam keterangan tertulis, Jumat (21/8/2026).
Ia berharap mushaf yang telah disalurkan tidak hanya menjadi fasilitas ibadah, tetapi juga dimanfaatkan untuk kegiatan membaca, mengajarkan, dan mempelajari Al-Qur’an di tengah masyarakat.
Ketua BAZNAS Kabupaten Lebak, KH. Wawan Gunawan, mengatakan keberadaan Al-Qur’an sangat penting bagi masyarakat, terutama di wilayah yang masih memiliki keterbatasan akses terhadap sarana pendidikan keagamaan.

“Al-Qur’an adalah kebutuhan dasar umat. Kehadirannya di masjid, mushala, dan lembaga pendidikan sangat vital untuk meningkatkan literasi keagamaan masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Regional Manager Gramedia Singgih Hindratno mengatakan program sedekah Al-Qur’an merupakan bagian dari upaya perusahaan menghadirkan dampak sosial yang berkelanjutan dengan melibatkan pelanggan.
Ia menyebut program tersebut mendapat sambutan positif dari pelanggan Gramedia dan peserta Happy Family Coloring sehingga ribuan mushaf dapat dihimpun dan disalurkan kepada masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.
BAZNAS berharap kolaborasi bersama Gramedia dan INH dapat terus berkembang sehingga akses masyarakat terhadap Al-Qur’an semakin luas, khususnya di daerah pelosok dan wilayah yang membutuhkan.
Penyaluran 1.000 mushaf di Kampung Baduy menjadi salah satu bagian dari rangkaian distribusi 4.933 Al-Qur’an yang ditargetkan menjangkau empat provinsi di Indonesia.


