HomeBeritaPuluhan Armada GSF dari Yunani Tiba di Marmaris Turki

Puluhan Armada GSF dari Yunani Tiba di Marmaris Turki

MARMARIS – Setelah melakukan pelayaran beberapa hari mengarungi laut Mediterania, 34 Armada Global Sumud Flotilla dari Yunani akhirnya tiba di Pelabuhan Marmaris, Turki.  Misi kemanusiaan internasional GSF kembali menggema untuk melanjutkan pelayarannya menuju Gaza.

Konvoi sipil internasional itu membawa bantuan logistik, obat-obatan, hingga kebutuhan bayi untuk warga Gaza yang masih menghadapi blokade dan krisis kemanusiaan berkepanjangan.

Informasi yang dihimpun dari berbagai sumber, sebanyak 34 kapal asal Yunani tiba di Marmaris, Turki, usai berlayar hampir dua hari. Kedatangan mereka disambut meriah oleh peserta flotilla lainnya setelah sebelumnya sejumlah kapal sempat tertahan dan dicegat di perairan internasional dekat Yunani.

Armada tersebut kini bersandar sementara di Pelabuhan Marmaris sebelum melanjutkan perjalanan menuju Gaza. Para aktivis kemanusiaan menyebut pelayaran ini sebagai bagian dari upaya internasional untuk menembus blokade Israel terhadap Jalur Gaza sekaligus membuka koridor bantuan kemanusiaan melalui laut.

Global Sumud Flotilla merupakan koalisi internasional yang melibatkan berbagai organisasi sipil dan kemanusiaan dari puluhan negara. Misi ini disebut sebagai salah satu konvoi sipil terbesar yang pernah mencoba mencapai Gaza melalui jalur laut.

Menurut laporan sejumlah media internasional, sebagian kapal sebelumnya mengalami intersepsi dan gangguan komunikasi di wilayah Laut Mediterania. Beberapa aktivis bahkan menuduh adanya operasi penghadangan ilegal terhadap kapal-kapal bantuan yang berlayar menuju Gaza.

Meski menghadapi berbagai hambatan, peserta flotilla menegaskan misi mereka bersifat damai, tidak bersenjata, dan murni untuk tujuan kemanusiaan. Mereka membawa bantuan medis, makanan, perlengkapan bayi, hingga relawan tenaga kesehatan untuk membantu warga Gaza yang terdampak perang dan blokade berkepanjangan.

Dalam rekaman video yang beredar, suasana haru terlihat saat kapal-kapal dari Yunani akhirnya berhasil bertemu dengan armada utama di perairan perbatasan Turki-Yunani. Para peserta menyalakan flare dan meneriakkan dukungan untuk Palestina ketika kapal-kapal itu mendekat satu sama lain.

Gerakan Global Sumud Flotilla juga mendapat dukungan dari berbagai aktivis internasional, organisasi kemanusiaan, hingga tokoh dunia. Sejumlah negara sebelumnya mengecam tindakan intersepsi terhadap kapal bantuan sipil dan menilai penghadangan di perairan internasional bertentangan dengan hukum internasional.

Selain organisasi dari Eropa dan Timur Tengah, misi ini juga melibatkan jaringan kemanusiaan dari Asia Tenggara, termasuk kelompok Sumud Nusantara yang berisi aktivis dari Indonesia, Malaysia, Thailand, Pakistan, Bangladesh, dan sejumlah negara lainnya.

Global Sumud Flotilla dijadwalkan terus bergerak menuju Gaza dalam beberapa hari ke depan. Namun hingga kini, situasi di Laut Mediterania masih dinilai sangat rawan menyusul meningkatnya ketegangan dan pengawasan ketat terhadap kapal-kapal yang mencoba mendekati wilayah Gaza. (CKY)

ARTIKEL TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Terpopuler