HomeBeritaTiga Nelayan Palestina Terluka Ditembaki Angkatan Laut Israel di Lepas Pantai Gaza

Tiga Nelayan Palestina Terluka Ditembaki Angkatan Laut Israel di Lepas Pantai Gaza

GAZA CITY — Tiga nelayan Palestina terluka setelah kapal Angkatan Laut Israel menembaki perahu mereka di lepas pantai Kota Gaza, Jumat (14/8/2026). Insiden ini menambah daftar pelanggaran terhadap gencatan senjata yang telah berlaku sejak 10 Oktober 2025.

Penembakan terjadi saat para nelayan tengah melaut untuk mencari nafkah di perairan dekat Kota Gaza. Belum ada rincian resmi mengenai kondisi medis ketiga korban maupun pernyataan dari pihak militer Israel terkait insiden tersebut hingga berita ini diturunkan.

Konfirmasi dari Komite Nelayan

Zakaria Bakr, koordinator Komite Persatuan Nelayan di Gaza, mengonfirmasi serangan tersebut. Ia mengatakan para nelayan saat kejadian sedang berupaya mencari nafkah di laut ketika kapal Angkatan Laut Israel melepaskan tembakan ke arah perahu mereka.

Bakr menambahkan bahwa penembakan semacam ini terus menjadi ancaman nyata bagi keselamatan jiwa serta kelangsungan mata pencaharian nelayan lokal di Gaza.

Sejak agresi Israel di Gaza dimulai pada Oktober 2023, nelayan Gaza menghadapi pembatasan akses ke laut. Pembatasan itu berlanjut meski gencatan senjata telah diberlakukan sejak Oktober tahun lalu. Sebuah laporan PBB pada 2 Juli lalu menyebutkan Angkatan Laut Israel masih mencegah warga Gaza mengakses wilayah laut secara penuh.

Sektor Perikanan yang Lumpuh

Selain pembatasan akses, infrastruktur sektor perikanan Gaza mengalami kerusakan berat akibat serangan Israel sejak 2023, mulai dari kerusakan fasilitas pelabuhan, hancurnya kapal nelayan, hingga hilangnya peralatan tangkap. Organisasi Pangan dan Pertanian PBB (FAO) menilai pemulihan sektor perikanan mustahil terwujud tanpa jaminan akses laut yang aman bagi nelayan.

Data pihak Palestina mencatat pelanggaran gencatan senjata oleh Israel sejak diberlakukan pada 10 Oktober 2025 telah menewaskan 1.260 orang dan melukai 4.154 orang lainnya. Adapun Kementerian Kesehatan Gaza mencatat agresi Israel sejak Oktober 2023 secara keseluruhan telah menewaskan 73.389 warga Palestina dan melukai 174.266 orang lainnya.

Insiden penembakan terhadap nelayan ini menunjukkan bahwa gencatan senjata di Gaza belum sepenuhnya menghentikan kekerasan di lapangan. Bagi nelayan setempat, mencari nafkah di laut masih berarti menghadapi risiko keselamatan setiap hari.

ARTIKEL TERKAIT

Terkini