HomeBeritaMamdani Ungguli Netanyahu, 30% Yahudi Amerika Nilai Israel Lakukan Genosida

Mamdani Ungguli Netanyahu, 30% Yahudi Amerika Nilai Israel Lakukan Genosida

Sebuah jajak pendapat terbaru AP-NORC mengungkap penurunan tajam dukungan publik Amerika Serikat terhadap Israel. Sekitar sepertiga warga dewasa Amerika menyatakan mereka percaya Israel telah melakukan genosida terhadap rakyat Palestina di Gaza.

Survei yang dilakukan oleh Associated Press-NORC Center for Public Affairs Research pada 11–17 Juni dilanisr dari Middle East Monitor tersebut menemukan  sekitar 30 persen warga dewasa AS menilai operasi militer Israel di Gaza merupakan tindakan genosida. Sementara itu, sekitar 20 persen menyatakan tidak percaya Israel melakukan genosida, dan hampir setengah responden mengaku tidak memiliki informasi yang cukup untuk memberikan penilaian.

Temuan ini menunjukkan perubahan besar dalam opini publik Amerika setelah puluhan tahun dukungan bipartisan terhadap Israel. Survei tersebut dilakukan hampir tiga tahun setelah Israel melancarkan serangan ke Gaza menyusul serangan yang dipimpin Hamas pada 7 Oktober 2023.

Di kalangan Partai Demokrat, sekitar setengah responden menyatakan percaya  Israel telah melakukan genosida terhadap warga Palestina. Sebanyak 58 persen juga menilai pemerintah Amerika Serikat “terlalu mendukung” Israel, meningkat dari 45 persen pada Januari 2024 ketika Joe Biden masih menjabat sebagai presiden.

Survei tersebut juga menemukan  62 persen pemilih Demokrat berpendapat Amerika “belum cukup mendukung” rakyat Palestina, naik dari 49 persen pada 2024.

Sementara itu, mayoritas pemilih Partai Republik masih menunjukkan dukungan lebih besar terhadap Israel. Namun, survei juga mengindikasikan adanya perbedaan antargenerasi. Sekitar 13 persen responden Republik menilai Israel melakukan genosida, dan angkanya meningkat menjadi sekitar 20 persen di kalangan pemilih Republik berusia di bawah 45 tahun.

Salah satu temuan yang paling mencolok berasal dari responden Yahudi Amerika. Sekitar 30 persen orang Yahudi dewasa di AS percaya  Israel telah melakukan genosida terhadap rakyat Palestina, sementara 49 persen menyatakan sebaliknya.

Jajak pendapat tersebut juga menunjukkan  Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu tidak populer di kalangan warga Yahudi Amerika. Sekitar enam dari sepuluh responden Yahudi memiliki pandangan negatif terhadap Netanyahu, sedangkan hanya sekitar sepertiga yang memandangnya secara positif.

Sebaliknya, Wali Kota New York Zohran Mamdani, yang dikenal sebagai pengkritik keras kebijakan Israel, memperoleh penilaian yang lebih baik dibanding Netanyahu. Sebanyak 44 persen responden Yahudi memandang Mamdani secara positif, 39 persen memberikan penilaian negatif, sementara 17 persen mengaku tidak memiliki cukup informasi untuk memberikan penilaian.

Di kalangan warga Amerika secara keseluruhan, Netanyahu juga tetap tidak populer. Hanya 20 persen responden yang memiliki pandangan positif terhadapnya, sedangkan 38 persen berpandangan negatif dan 41 persen menyatakan tidak memiliki cukup informasi untuk berpendapat.

Temuan survei ini muncul ketika Israel masih menghadapi tuduhan genosida di Mahkamah Internasional (ICJ) melalui gugatan yang diajukan Afrika Selatan. Selain itu, berbagai organisasi hak asasi manusia, pakar genosida, dan ahli hukum internasional terus meningkatkan kritik terhadap tindakan Israel di Jalur Gaza.

ARTIKEL TERKAIT

Terpopuler