GAZA – Dua warga Palestina dilaporkan tewas dan sejumlah lainnya mengalami luka-luka setelah serangan drone Israel menghantam sekelompok warga sipil di wilayah Gaza utara, Kamis (14/5/2026) malam waktu setempat.
Menurut sumber lokal yang dikutip kantor berita Palestina WAFA, serangan tersebut terjadi di Jalan Al-Nazha, Jabalia Al-Balad, Provinsi Gaza Utara. Drone Israel dilaporkan menargetkan warga yang sedang berkumpul di depan rumah keluarga Al-Mutawaq.
Dua korban tewas diidentifikasi sebagai Tamer Iyad Al-Mutawaq dan Mohammad Nayef Al-Mutawaq. Selain itu, beberapa warga lainnya mengalami luka akibat ledakan yang terjadi di lokasi serangan.
Serangan terbaru ini menambah panjang daftar korban sipil di Jalur Gaza di tengah operasi militer Israel yang terus berlangsung. Wilayah Gaza utara, khususnya Jabalia, dalam beberapa bulan terakhir menjadi salah satu kawasan yang paling sering menjadi sasaran serangan udara dan operasi militer intensif.
Situasi kemanusiaan di Jalur Gaza juga terus memburuk akibat keterbatasan akses bantuan, rusaknya fasilitas kesehatan, serta tingginya jumlah pengungsi internal yang kehilangan tempat tinggal akibat konflik berkepanjangan.
Hingga kini belum ada pernyataan resmi dari pihak militer Israel terkait serangan drone tersebut. Namun, berbagai organisasi kemanusiaan internasional terus menyerukan perlindungan terhadap warga sipil serta penghentian serangan yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa di kawasan padat penduduk.(cky)


