terluka

Bentrok dengan Pasukan Penjajah Israel, Seorang Warga Nablus Terluka

GAZA MEDIA, TEPI BARAT – Seorang pemuda Palestina ditembak oleh pasukan penjajah “Israel”, sementara puluhan orang alami gangguan pernapasan akibat tabung gas air mata yang ditembakkan selama konfrontasi di kota Burqa, Barat Laut Nablus, Ahad malam (16/1/.

Koresponden Gaza Media mengatakan: “Para pemuda yang alami cidera parah selama konfrontasi berhasil dibawa ke rumah sakit terdekat sedangkan mereka yang alami luka ringan juga mendapat perawatan medis di lokasi bentrokan.”

Konfrontasi pecah setelah sekelompok besar pemukim ilegal “yahudi” menyerang rumah-rumah Palestina dan berusaha merampas isi kota.

Pada gilirannya, muazin masjid-masjid Barqa, melalui pengeras suara menara, mengimbau warga Palestina setempat untuk melawan aksi brutalisme pemukim ilegal “yahudi” yang juga dibantu oleh pasukan penjajah “israel”.

Sementara itu, pemuda Palestina berhasil melancarkan serangan pelemparan batu ke pemukiman ilegal di “Beit Hadassah” dan serang pos militer penjajah di kota Hebron.[]

Dua Pemukim Israel Terluka dalam Serangan Batu di Silwan

GAZA MEDIA, AL-QUDS –¬†Sedikitnya dua pemukim pendatang Israel terluka pada hari Senin (27/12/2021), dalam serangan batu yang dilemparkan ke kendaraan mereka di kampung Silwan di al-Quds.

Menurut sumber Israel, kendaraan pemukim pendatang Israel tersebut memasuki kota Silwan dan penduduk Silwan menyerangnya dengan lemparan batu ke arahnya. Kemudian dilaporkan bahwa dua di antara pemukim pendatang Israel dinyatakan terluka, seperti dikutip dari Palinfo.

Belakangan ini laju penyerbuan yang dilakukan oleh pendudukan Israel dan para pemukim pendatang Yahudi ke kampung Silwan meningkat. Setelah itu meletus konfrontasi secara sporadis, yang mengakibatkan perusakan dan penangkapan yang meluas di kampung dan kota.

Enam perkampungan di Silwan terancam mengalami penghancuran semua rumahnya, dengan dalih bahwa bangunan tersebut dibangun tanpa mendapatkan izin dari penjajah Israel, atau terancam pengosongkan dan pengusiran penghuninya untuk kepentingan asosiasi permukiman Israel.

Selama beberapa tahun terakhir, tim kotamadya pendudukan Israel di al-Quds telah mengirimkan 6.817 perintah pembongkaran secara yudisial dan administratif ke rumah-rumah di perkampungan kota tersebut, di samping perintah pengosongan 53 bangunan tempat tinggal di kampung Batn al-Hawa untuk kepentingan pemukim pendatang Israel.

Untuk diketahui bahwa luas tanah kota Silwan adalah 5.640.000 meter persegi, yang terdiri dari 12 kampung, dihuni oleh sekitar 58.500 warga al-Quds. Sementara di kota tersebut ada 78 koloni permukiman Israel yang dihuni 2.800 pemukim pendatang Yahudi.

Untuk menekan warga Palestina dan mencegah bangunan tidak berizin, pada tanggal 25 Oktober 2017, pendudukan Israel mengamandemen 116 Undang-undang Perencanaan dan Bangunan, yang dikenal sebagai Hukum Kaminets, salah satu dari banyak undang-undang rasis terhadap orang Palestina.

Kota Silwan merupakan daerah pelindung selatan bagi Masjid al-Aqsha dan mihrabnya. Pendudukan Israel berusaha mengusir penduduknya dengan menjarah atau menghancurkan rumah-rumah mereka, serta merebut tanah dan menarget pemakamannya.[]

Israel Gerebek Tepi Barat, Sejumlah Warga Ditangkap dan Terluka

GAZA MEDIA, RAMALLAH – Pasukan pendudukan Israel pada hari ini, Kamis (23/12/2021), menggelar operasi penangkapan yang menarget 12 warga, serta melakukan penutupan dan penggerebekan di daerah-daerah terpisah di Tepi Barat, yang mengakibatkan sejumlah orang lainnya terluka.

Dari Nablus dilaporkan, pasukan pendudukan Israel menangkap Mufdi Saadeh dan saudaranya Munadil Saadeh, dari Asira al-Shamaliah, di utara Nablus, seperti dikutip dari Palinfo.

Pasukan pendudukan Israel diserang ketika menyerbu kota Asira al-Qibliya, di selatan Nablus. Sebelumnya mengalani serangan penembakan di Jabal Sobih di kota Beita.

Dari Tubas dilaporkan, seorang pemuda bernama Muhammad Nour Bani Odeh, ditangkap, dan pasukan memukulinya saat menyerbu rumah keluarganya di kota Tammun di provinsi tersebut.

Sementara itu di Salfit, Momin Marei, Bilal Asi dan Ali Assi dari Qarawat Bani Hassan ditangkap.

Dari al-Sila al-Harithiya, Muhammad Mahdi Tahaineh, Muhammad Ahed Tahaineh, dan Fouad Jaradat ditangkap, setelah menyerbu kota.

Pasukan penjajah Israel juga menangkap Mahmoud Mutee’ Salit dari Tulkarm, Muhammad Iyas Shaheen dari Betlehem, dan Imad Hussein Shaheen dari kamp pengungsi Dheisheh di selatan propinsi.

sementara itu buldoser pendudukan Israel menutup dua pintu masuk barat dan barat laut kota di jalan Nablus-Jenin dengan gundukan tanah, dan mencegah masuk atau keluar melaluinya.

Operasi tersebut dilakukan pasukan pendudukan Israel sebagai persiapan untuk pawai yang akan digalang oleh para pemukim pendatang Yahudi dari koloni permukiman “Shave Shomron” menuju permukiman “Homish”. Tujuan pawai ini adalah menghalangi pengosongan permukiman Yahudi yang disebut terakhir. Sementara itu pihak-pihak Palestina menyerukan untuk menghadang para pemukim tersebut.

Hari ini pasukan pendudukan Israel juga melukai seorang pemuda dengan peluru tajam, dan menangkap orang lain di kamp pengungsi Duheisheh, selatan Betlehem.

Sumber-sumber lokal melaporkan bahwa pasukan pendudukan Israel menangkap dua pemuda, Muhammad Elias Shaheen dan Imad Hussein Shaheen, serta melukai seorang pemuda dengan peluru tajam di kedua kakinya dalam konfrontasi yang meletus selama proses penangkapan di kamp tersebut, setelah penembak jitu pendudukan Israel naik ke atap bangunan.

Pasukan pendudukan Israel juga menutup beberapa pintu masuk ke desa Barqa, utara Nablus, dengan gundukan tanah.

Ghassan Daghlas, pejabat yang konsen menangani masalah permukiman Yahudi di Tepi Barat utara, menyatakan bahwa buldoser pendudukan Israel menutup jalan “Al-Masoudiyeh – Barqa dan Wadi Al-Balad – Barqa” yang menuju ke kota dengan gundukan tanah.

Pasukan pendudukan Israel telah memperketat prosedur militer mereka, dan menyatakan jalan antara kota Silat al-Dhahr dan Deir Sharaf sebagai zona militer tertutup, dengan dalih untuk mengamankan pawai para pemukim pendatang Yahudi yang dimulai pada pukul 1:00 siang.[]