Yunani

Selama 2021 Yunani Kembalikan Paksa 17.000 Lebih Migran ke Turki

GAZAMEDIA, ATHENA – Pelapor Khusus PBB bidang HAM Migran, Felipe Gonzalez Morales mengkonfirmasi setidaknya 17.000 migran yang berusaha mencapai Yunani melalui laut dikembalikan secara paksa ke Turki selama tahun 202-2021, Selasa (21/6/2022)

Morales menjelaskan, pengungsi dan migran adalah bagian dari kebijakan negara di negara-negara Eropa, dan praktik ini terus berlanjut meskipun ada peringatan dari organisasi internasional.

Pelapor PBB memperingatkan masyarakat internasional tentang konsekuensi dari upaya untuk menutupi prosedur pemulangan pengungsi dan migran.

Dalam laporannya, ia mencurahkan dampak besar  tindakan Yunani yang abai dengan hal ini, menunjukkan Athena mengarahkan imigran dan pengungsi Suriah, Afghanistan, Bengali, Pakistan dan Somalia ke Turki sebagai negara yang aman bagi mereka. [ml/ofr]

Erdogan Peringatkan Yunani : Berhenti Persenjatai Kepulauan Aegean

GAZAMEDIA, ANKARA – Presiden Erdogan meminta Yunani untuk berhenti mempersenjatai pulau-pulau yang tidak memiliki status militer di Laut Aegea, menekankan bahwa Turki tidak akan melepaskan haknya di laut ini. Kamis (9/6/2022).

Dalam pidatonya, Erdogan memperingatkan Athena, dan menuntutnya menjauh dari apa yang disebutnya “perilaku dan mimpi yang akan menyebabkan penyesalan,” dan memintanya untuk meninggalkan tindakan mempersenjatai pulau-pulau non-militer di Aegean dan bertindak sesuai dengan perjanjian internasional.

Dia menyatakan bahwa Turki tidak melanggar hak dan hukum negara mana pun, dan tidak mengizinkan siapa pun untuk melanggar hak dan hukumnya, menjelaskan bahwa negaranya menyerahkannya kepada kebijaksanaan komunitas internasional untuk menilai klaimnya untuk mempertimbangkan perbatasan laut Turki. Turki dan Yunani mengelilingi pulau Mays, yang berjarak dua kilometer dari daratan Turki, dan lebih dari 600 kilometer dari Yunani.

Erdogan mengatakan, “Yunani, meskipun menjadi anggota Uni Eropa, masih memberikan tekanan pada minoritas Turki di barat Thrace, Rhodes dan Astankoy, mengabaikan nilai-nilai blok, hak asasi manusia dan perjanjian internasional.” [as/nb]

Ratu Kecantikan Yunani Enggan Ikut Miss Universe di Israel

GAZA MEDIA, ATHENA – Ratu Kecantikan Yunani, Rafaele Plastira enggan mengikuti kompetisi Miss Universe yang rencananya akan diselenggarakan di “Israel” pada Desember mendatang.

Organisasi Miss Universe Yunani telah menunjuk Rafaela Plastira sebagai Miss Universe Yunani 2021. Sejatinya, Rafaela akan mewakili Yunani di Miss Universe edisi ke-70 itu. Dengan penunjukan Rafaela, Yunani siap untuk kembali ke kompetisi internasional Miss Universe setelah dua tahun absen.

Namun, melalui akun Instagram resminya, Rafaela menyampaikan ia tidak akan berlaga di ajang Miss Universe 2021.

Hal ini berkaitan dengan tuan rumah penyelenggara Miss Universe tahun ini yang akan digelar di Israel. Dengan alasan kemanusian, ia menolak untuk berkompetisi.

Di luar kontroversi itu, penampilan Rafaela Plastira memang sungguh menawan. Berikut beberapa potret dari Rafaela Plastira, Miss Universe Yunani 2021 yang akan absen dari Miss Universe 2021 di Israel. []

Kapal Migran Palestina Tenggelam di Laut Yunani

GAZA MEDIA, ATHENA – Sabtu pagi (11/11), kapal migran yang membawa sejumlah warga Palestina tenggelam di perairan Yunani.

Sumber lokal Palestina melaporkan bahwa sejumlah orang yang hilang dari Jalur Gaza telah bermigrasi dan mencoba ke Eropa untuk menghindari pengepungan, kondisi hidup yang buruk, kemiskinan dan pengangguran di Gaza.

Sumber yang sama mengkonfirmasi bahwa banyak dari mereka tidak diketahui kondisinya sampai sekarang.

migrasi pemuda Palestina, terutama dari Jalur Gaza ke Eropa dimulai sejak beberapa tahun lalu karena pengepungan Israel terus-menerus dijalankan, dan telah menyebabkan kehancuran kondisi kehidupan di sana. []