Israel dan Amerika Serikat dilaporkan tengah membahas kemungkinan pendirian pangkalan militer AS di wilayah Israel, demikian diberitakan media lokal pada Minggu.
Menurut Channel 12 Israel, Tel Aviv mengusulkan pendirian pangkalan AS di dalam negeri, termasuk relokasi pangkalan Amerika dari wilayah lain di Timur Tengah.
Hingga kini belum ada keputusan final terkait proposal tersebut, tetapi isu ini tengah dibahas dalam kerangka pembicaraan kedua negara di tengah perang bersama melawan Iran, kata media tersebut.
Baik Israel maupun pemerintah AS belum memberikan komentar resmi terkait laporan ini.
Sejak AS dan Israel melancarkan serangan udara ke Iran pada 28 Februari lalu, seluruh kawasan berada dalam kondisi siaga. Serangan tersebut dilaporkan menewaskan lebih dari 1.340 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran saat itu, Ali Khamenei.
Teheran kemudian membalas dengan serangan drone dan rudal yang menargetkan Israel, serta negara-negara di Yordania, Irak, dan Teluk yang menjadi lokasi pangkalan militer AS.


