GAZA MEDIA – Memberitakan dari Anadolu, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada Minggu (9/8) menolak rencana 15 poin yang disetujui Dewan Perdamaian Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk Gaza, dengan menegaskan pasukan Israel tidak akan menarik diri dari wilayah Palestina tersebut hingga Hamas dilucuti.
“Israel menolak dokumen 15 poin yang diterbitkan Dewan Perdamaian untuk Gaza,” kata Netanyahu dalam pernyataan video setelah dimulainya rapat Kabinet, seperti dikutip harian Yedioth Ahronoth.
“Militer Israel tidak akan melakukan penarikan pasukan apa pun hingga Hamas dilucuti,” tambahnya.
Perdana menteri Israel itu mengatakan pelucutan senjata harus mencakup “senjata berat maupun senjata yang lebih ringan,” dengan mengklaim Israel menginginkan “pelucutan senjata yang nyata, bukan pelucutan senjata palsu.”
Dia mengatakan Israel tengah melakukan pembicaraan dengan AS mengenai masalah tersebut. Menurutnya, Washington telah mengajukan sejumlah gagasan, “sebagian di antaranya dapat kami terima dan sebagian lainnya tidak dapat kami terima.”
Penolakan tersebut muncul setelah Dewan Perdamaian merilis rancangan kesepakatan pada 31 Juli yang memuat prinsip-prinsip dan mekanisme pelaksanaan untuk tahap berikutnya dari rencana Trump untuk Gaza. Rancangan tersebut mencakup pengaturan keamanan, administratif, dan transisi untuk wilayah tersebut, serta jalur politik yang diusulkan. (ofr)


