Thursday, April 25, 2024
HomeBeritaPalestinaIsrael halangi bantuan pangan Gaza dari pelabuhan Ashdod

Israel halangi bantuan pangan Gaza dari pelabuhan Ashdod

Menteri Keuangan Israel Bezalel Smotrich. (Foto: Times of Israel)
Menteri Keuangan Israel Bezalel Smotrich. (Foto: Times of Israel)

Menteri Keuangan Israel Bezalel Smotrich dikabarkan menghalangi masuknya bantuan pangan berupa tepung untuk didistribusikan di Gaza dari pelabuhan Ashdod, lansir Axios.

Axios, media asal AS, mengonfirmasi langsung ke pihak Kementerian Keuangan Israel bahwa Smotrich memerintahkan petugas bea dan cukai di pelabuhan agar tidak menurunkan bantuan tepung dari pelabuhan Ashdod.

Hal ini terjadi setelah Tel Aviv mengetahui bahwa penerimanya adalah badan PBB untuk pengungsi Palestina UNRWA.

Sebagaimana diketahui, sebelumnya penjajah Israel melempar tuduhan bahwa 12 staf UNRWA terlibat dalam serangan 7 Oktober oleh Hamas.

UNRWA telah mengambil sejumlah tindakan merespons tuduhan tersebut.

“Kabinet Israel telah menyepakati untuk mencegah bantuan masuk ke Hamas, dan saya akan menggunakan kewenangan saya untuk memastikan hal ini,” ungkap Smotrich.

Meurut Axios, pengiriman tepung itu sebenarnya telah disetujui kabinet perang dan keamanan Israel untuk dikirim dari pelabuhan Ashdod menuju Gaza melalui perbatasan Karim Abu Salim atau Kerem Shalom.

Presiden Amerika Serikat Joe Biden dan Menteri Luar Negerinya Anthony Blinken mengucapkan rasa terima kasihnya secara publik ke Israel karena mengizinkan pengiriman tersebut.

Namun, setelah mengetahui bantuan tepung yang didanai Amerika tersebut mandek hingga beberapa pekan di Ashdod, pejabat Gedung Putih langsung meradang.

Washington menyatakan tindakan Smotrich telah merusak komitmen yang sebelumnya dibuat Perdana Menteri Israel Benyamin Netanyahu kepada Biden.

Sejumlah media Amerika memberitakan bahwa Biden merasa frustrasi dengan sikap Netanyahu dan pemerintahan Israel.

Selasa (13/2) kemarin, juru bicara Departemen Luar Negeri Amerika Serikat Matthew Miller mengatakan kepada pers bantuan tepung tersebut dikirim untuk menyuplai kebutuhan pangan lebih dari 1,5 juta penduduk Gaza.

Maka Wasshington berkepentingan untuk memastikan pengiriman tersebut sampai di Gaza.

Miller juga mengatakan saat ini ia sedang berkomunikasi dengan Israel untuk memastikan pengirimannya dilakukan hingga tuntas dalam jangka waktu beberapa bulan, tidak hanya sekali drop.

“Pemerintah Israel berkomitmen untuk mengirim tepungnya, dan kami berharap mereka memegang komitmennya,” ungkap Miller.

Pejabat Israel merespons, mereka akan mengganti rute pengirimannya agar bantuan tepung tersebut diterima badan PBB World Food Program.

ARTIKEL TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Most Popular