TRIPOLI – Relawan kemanusiaan Indonesia yang tergabung dalam Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) dilaporkan telah tiba di Libya dan kini bersiap mengikuti misi kemanusiaan internasional melalui jalur darat menuju Gaza, Palestina.
Misi bertajuk Land Convoy to Gaza tersebut merupakan bagian dari gerakan solidaritas internasional Global Sumud Flotilla yang melibatkan ratusan relawan dari berbagai negara untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga Gaza yang hingga kini masih menghadapi blokade dan agresi Israel.
Sebelumnya, enam relawan asal Indonesia diberangkatkan untuk mengikuti misi kemanusiaan lintas negara tersebut. Mereka terdiri dari relawan dari Jakarta, Bandung, dan Surabaya yang kini telah bergabung dengan peserta internasional lainnya di Libya sebelum memulai perjalanan darat menuju perbatasan Rafah, Mesir.
Konvoi kemanusiaan ini direncanakan bergerak dari Tripoli, Libya, melintasi wilayah Afrika Utara menuju Mesir, sebelum melanjutkan perjalanan ke perbatasan Rafah sebagai pintu utama pengiriman bantuan ke Gaza.
Beberapa delegasi Indonesia yang ikut dalam misi tersebut di antaranya adalah Muhammad Husein, Sugandhi, dan Syafawi yang disebut telah melanjutkan perjalanan melalui jalur darat bersama peserta internasional lainnya.
Misi ini menjadi bagian dari upaya masyarakat sipil dunia untuk membuka akses bantuan kemanusiaan ke Gaza di tengah situasi yang terus memburuk akibat blokade dan serangan berkepanjangan. Selain membawa bantuan logistik dan medis, para relawan juga membawa pesan solidaritas internasional bagi rakyat Palestina.
Gerakan Global Sumud Flotilla sendiri sebelumnya telah mengirim misi bantuan melalui jalur laut dari Barcelona, Spanyol, yang melibatkan puluhan kapal dan hampir seribu relawan dari berbagai negara. Kini, jalur darat melalui Libya menjadi salah satu fokus utama lanjutan misi kemanusiaan internasional tersebut.
Di tengah meningkatnya perhatian dunia terhadap krisis kemanusiaan di Gaza, keberangkatan relawan Indonesia ini dinilai menjadi simbol dukungan masyarakat sipil Indonesia terhadap perjuangan kemanusiaan dan solidaritas global untuk Palestina.(CKY)


