HomeBeritaJerman Tolak Kehadiran Permanen Pasukan Israel di Wilayah Lebanon

Jerman Tolak Kehadiran Permanen Pasukan Israel di Wilayah Lebanon

Jerman menyatakan menentang pendudukan permanen Israel atas wilayah Lebanon setelah Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, menyatakan tidak akan menarik pasukan dari wilayah yang diduduki di Lebanon selatan, lapor Anadolu Agency pada Senin (22/6).

“Posisi pemerintah federal sangat jelas: Kami menolak kehadiran permanen pasukan Israel di wilayah Lebanon. Penduduk sipil juga tidak boleh dihalangi untuk kembali ke tempat tinggal mereka,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Jerman, Martin Giese, dalam konferensi pers di Berlin.

Pernyataan Giese diperkuat oleh juru bicara pemerintah Jerman, Stefan Kornelius, yang kembali menegaskan dukungan Jerman terhadap integritas teritorial Lebanon.

Katz mengklaim  pasukan Israel “tidak memiliki batasan” dalam beroperasi di Lebanon.

“Tidak ada dan tidak pernah ada pembatasan bagi tentara IDF di Lebanon untuk melakukan operasi guna menghilangkan ancaman,” katanya.

“Sebagaimana telah dijelaskan oleh Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan saya, Israel tidak akan menarik diri dari zona keamanan di Lebanon,” tambah Katz.

Pernyataan tersebut muncul setelah eskalasi besar Israel di Lebanon pada Jumat dan Sabtu, ketika militer Israel melancarkan lebih dari 200 serangan di wilayah selatan dan timur negara itu.

Sebuah perjanjian sementara antara Amerika Serikat dan Iran menyerukan penghentian seluruh aksi permusuhan di semua front, termasuk Lebanon.

Israel Bersikeras Bertahan di Lebanon Selatan

Sebelumnya, Menteri Pertahanan Israel menegaskan, tentara Israel tidak akan meninggalkan wilayah yang diduduki di Lebanon selatan meskipun terdapat kesepakatan penghentian konflik yang dimediasi Amerika Serikat dan Iran.

Pernyataan tersebut memicu kritik dari berbagai pihak karena dianggap bertentangan dengan upaya deeskalasi regional dan prinsip penghormatan terhadap kedaulatan wilayah Lebanon.

Jerman menegaskan kembali  integritas wilayah Lebanon harus dihormati dan warga sipil yang mengungsi harus dapat kembali ke rumah mereka tanpa hambatan.

 

ARTIKEL TERKAIT

Terpopuler