TEHERAN – Kementerian Kesehatan Iran pada Sabtu (18/7) menyatakan 50 orang tewas dan lebih dari 500 lainnya terluka akibat serangan Amerika Serikat sejak 27 Juni, menurut laporan Anadolu Agency dilansir dari Middle East Monitor.
Kepala Pusat Hubungan Masyarakat dan Informasi Kementerian Kesehatan Iran, Hossein Kermanpour, mengatakan melalui platform X bahwa di antara korban tewas terdapat lima perempuan serta dua anak dan remaja berusia di bawah 18 tahun.
Ia menambahkan dari para korban luka terdapat 32 perempuan, serta 18 anak dan remaja.
Ketegangan di Timur Tengah terus meningkat seiring Amerika Serikat dan Iran masih saling melancarkan serangan.
Eskalasi militer tersebut terjadi meskipun pada Juni lalu kedua pihak telah menandatangani nota kesepahaman yang dimediasi Pakistan untuk mengakhiri perang dan mencapai kesepakatan damai yang bersifat permanen.

